Seperti yang diceritakan salah seorang penumpang, Widodo Aster Riyanto (51). Melalui pasangmata.com warga Bekasi ini mengutarakan keluh kesahnya. Widodo merupakan pengguna koridor VI rute Dukuh Atas-Ragunan.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bus Transjakarta Koridor VI jurusan Dukuh Atas-Ragunan semakin lama semakin tidak layak. Sama seperti Kopaja kebanyakan saja," tulis Widodo.
Foto yang diunggahnya menggambarkan lantai dan badan bus yang keropos termakan karat. Belum lagi kursi penumpang yang terlihat kusam dan kotor.
![]() |
"Kadang ada juga yang kursinya reyot, ini jelas enggak nyaman," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon.
Widodo berangkat dari Bekasi menggunakan bus APTB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway) untuk menuju ibu kota.
Lalu dia menumpang bus TransJ dari halte Kuningan Timur sampai dengan Kuningan Madya.
![]() |
Tidak hanya itu, seabrek permasalahan juga terdapat di armada Koridor VI. Misalnya saja karat di atap bus yang terlihat jelas oleh setiap penumpang, gantungan yang terlepas dari dudukannya, kondisi AC yang kotor, sampai dengan lantai bolong.
"Saya berharap Pemprov harus segera mengandangkan dan melakukan peremajaan. Ini tidak adil, kita bayar tarif sama, tapi kami tidak mendapat pelayanan yang sama dengan seperti yang ada di Koridor I (Blok M-Kota)," kata Widodo. Sekadar diketahui, koridor I dikelola oleh Perum Damri sedang koridor VI oleh PT Jakarta Trans Metropolitan.
![]() |















































