Miris, Begini Bobroknya Bus TransJ Koridor VI

Miris, Begini Bobroknya Bus TransJ Koridor VI

Andri Haryanto - detikNews
Senin, 12 Okt 2015 14:54 WIB
Miris, Begini Bobroknya Bus TransJ Koridor VI
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Sebagai transportasi publik, selayaknya TransJakarta menjaga kelaikan sarana dan prasarananya. Kelaikan itu akan menjadi salah satu daya tarik publik untuk beralih menggunakan moda transportasi umum. Namun, bagaimana jadinya bila transportasi publik tersebut bobrok tapi tetap dipaksa beroperasi?

Seperti yang diceritakan salah seorang penumpang, Widodo Aster Riyanto (51). Melalui pasangmata.com warga Bekasi ini mengutarakan keluh kesahnya. Widodo merupakan pengguna koridor VI rute Dukuh Atas-Ragunan.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui foto yang dikirimkannya, Senin (12/10/2015), digambarkan bagaimana kondisi bus TransJ yang selalu mengantarnya berkantor di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Bus Transjakarta Koridor VI jurusan Dukuh Atas-Ragunan semakin lama semakin tidak layak. Sama seperti Kopaja kebanyakan saja," tulis Widodo.

Foto yang diunggahnya menggambarkan lantai dan badan bus yang keropos termakan karat. Belum lagi kursi penumpang yang terlihat kusam dan kotor.



"Kadang ada juga yang kursinya reyot, ini jelas enggak nyaman," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon.

Widodo berangkat dari Bekasi menggunakan bus APTB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway) untuk menuju ibu kota.
Lalu dia menumpang bus TransJ dari halte Kuningan Timur sampai dengan Kuningan Madya.



Tidak hanya itu, seabrek permasalahan juga terdapat di armada Koridor VI. Misalnya saja karat di atap bus yang terlihat jelas oleh setiap penumpang, gantungan yang terlepas dari dudukannya, kondisi AC yang kotor, sampai dengan lantai bolong.

"Saya berharap Pemprov harus segera mengandangkan dan melakukan peremajaan. Ini tidak adil, kita bayar tarif sama, tapi kami tidak mendapat pelayanan yang sama dengan seperti yang ada di Koridor I (Blok M-Kota)," kata Widodo. Sekadar diketahui, koridor I dikelola oleh Perum Damri sedang koridor VI oleh PT Jakarta Trans Metropolitan.

(ahy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads