Thailand Dikritik AS Soal HAM

Thailand Dikritik AS Soal HAM

- detikNews
Selasa, 01 Mar 2005 14:02 WIB
Jakarta - Thailand mendapat kritikan dari Amerika Serikat mengenai catatan hak asasi manusia (HAM) di negeri itu, khususnya menyangkut perlakuan terhadap warga negaranya di wilayah konflik Thailand selatan. Kritikan tersebut disampaikan dalam laporan HAM tahunan yang dirilis hari Senin (28/2/2005) waktu setempat atau Selasa (1/3/2005) WIB. Dalam laporannya, Departemen Luar Negeri (Deplu) AS menekankan bahwa ada "masalah signifikan di beberapa daerah." Demikian seperti dilansir CNN, Selasa (1/3/2005). Menyinggung kekerasan separatis di Thailand selatan yang menewaskan 180 orang pada tahun lalu, Deplu AS menyatakan ada "kebencian yang meningkat di kalangan penduduk setempat.""Polisi kadang-kadang memukuli tersangka untuk mendapatkan pengakuan. Pemerintah mengumumkan investigasi di banyak kasus namun gagal mengadili mereka yang terlibat pelanggaran seperti itu," demikian laporan Deplu AS.Deplu juga mengritik "budaya korupsi" di banyak bagian birokrasi sipil dan di sejumlah unit pasukan keamanan. "Tuntutan suap rutin menjatuhkan aturan hukum dan memungkinkan berlanjutnya berbagai aktivitas ilegal, termasuk perdagangan manusia, eksploitasi seksual dan prostitusi," demikian Deplu AS.Selain Thailand, negara-negara lain yang juga mendapat kecaman AS mengenai pelanggaran HAM adalah Cina, Korea Utara dan Myanmar. (ita/)


Berita Terkait