Ketua Komnas PA: Masyarakat Harus Lebih Peduli Terhadap Sesama Tetangga

Pembunuhan Bocah Dalam Kardus

Ketua Komnas PA: Masyarakat Harus Lebih Peduli Terhadap Sesama Tetangga

Ray Jordan - detikNews
Minggu, 11 Okt 2015 07:21 WIB
Ketua Komnas PA: Masyarakat Harus Lebih Peduli Terhadap Sesama Tetangga
Foto: Adhi Wicaksono
Jakarta - Kasus pembunuhan bocah yang jasadnya ditemukan di dalam kardus mulai menemui titik terang. Agus Darmawan (39) yang tak lain adalah tetangga korban ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan tersebut.

Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait mengatakan, kejadian tersebut bisa terjadi karena tidak adanya komunikasi dan saling peduli antar tetangga. Padahal diketahui, gerak-gerik Agus yang juga merupakan residivis sudah sepatutnya diwaspadai.

"Yang terjadi adalah, masyarakat saling tidak peduli karena takut dianggap tidak boleh intervensi, apalagi si A ini merupakan residivis. Ini yang harus jadi pelajaran," kata Arist saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (11/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, lanjut Arist, peran lingkungan sangat berperan penting bagi keselamatan anak-anak. Juga dituntut peran aktif perangkat RT dan RW di lingkungan sekitar untuk mengawasi warganya.

"Makanya kita mengingingkan di setiap RT dan RW memiliki tim reaksi cepat. Karena apa yang terjadi di sana adalah adanya budaya tidak mau mengganggu sesama tetangga. Ini sangat disayangkan," katanya.

Tersangka Agus merupakan tetangga dekat korban. Agus mendirikan sebuah rumah bedeng yang juga kerap dijadikan sebagai tempat berkumpulnya anak-anak di sekitar. Bahkan Agus membentuk sebuah geng bernama 'Boel Taco' dan memberikan narkoba kepada anggota geng yang notabenenya adalah anak-anak.

(jor/yds)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini