Kapolri Resmikan Museum Hidup Gedung Mapolrestabes Surabaya

Kapolri Resmikan Museum Hidup Gedung Mapolrestabes Surabaya

Rois Jajeli - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2015 23:56 WIB
Kapolri Resmikan Museum Hidup Gedung Mapolrestabes Surabaya
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti meresmikan Museum Hidup Gedung Mapolrestabes Surabaya. Bangunan cagar budaya ini pada zaman penjajahan dikenal masyarakat Surabaya sebagai gedung Hobiro (Hoofdbureau van Politie te Soerabia).

"Pada malam ini diresmikan kembali gedung Polrestabes Surabaya yang dulu oleh masyarakat dikenal Hobiro. Karena waktu itu (Mapolwiltabes/mapolrestabes) bangunan ini sudah berubah dari aslinya. Gedung ini sekarang dikembalikan ke nilai-nilai yang asli," kata Jenderal Polisi Badrodin Haiti saat memberikan sambutan peresmian Museum Hidup Gedung Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan, Sabtu (10/10/2015).

Badrodin menerangkan, ada nilai-nilai arsitekturnya. Katanya, masyarakat bisa menilai bangunan tersebut adalah peninggalan zaman Belanda. Selain itu, ada nilai budayanya dan gedung tersebut dapat digali nilai-nilai sejarahnya. Pernah ditempati Belanda, Jepang dan KNIL. Serta menjadi markas Polwiltabes Surabaya, Polrestabes Surabaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi polisi ini kreatif. Gedung yang asli dirubah. Saking kreatifnya, bangunan ruangan ditambah ke depan, ke samping karena perkembangan personil nggak cukup akhirnya menjadi kumuh," tuturnya.

Mantan Kapolda Jatim ini bersyukur gedung bersejarah ini direnovasi kembali dengan memiliki nilai-nilai sejarah dan budaya.

"Saya berharap gedung ini ada nilai-nilai semangatnya yang bisa digali," tuturnya.

Selain itu, Badrodin menambahkan, museum hidup ini juga mendongkrak wisatawan di kota Surabaya.

"Kalau untuk kepentingan pemerintah daerah, bisa menjadi tempat wisata. Mungkin orang Belanda yang berkunjung ke Surabaya bisa melihat kenangannya. Dan Surabaya juga banyak gedung-gedung bersejarah," jelasnya.

"Saya berharap personil polrestabes mampu merawatnya sampai seterusnya. Saya berharap kelestarian cagar budaya ini tidak dirubah-rubah," tandasnya sambil menambahkan, biaya perawatan gedung cagar budaya ini bisa diambilkan dari APBN atau dukungan APBD dari pemerintah daerah.
Kapolri saat resmikan museum


Peresmian Museum Hidup Gedung Mapolrestabes Surabaya ini juga dihadiri beberapa pejabat utama Mabes Polri seperti Kabareskrim Komjen Pol Anang Iskandar-yang juga mantan Kapolwiltabes Surabaya, para mantan Kapolwiltabes Surabaya, Pangdam V Brawijaya, hingga pejabat dari TNI, Kapolda Jatim, pejabat utama Polda Jatim sampai veteran polisi.

Acara tersebut juga dimeriahkan tarian yang personilnya gabungan dari Polwan dan Wanita TNI. Serta penampilan opera van Hobiro.

(roi/jor)


Berita Terkait