Pada saat mendatangi tempat penemuan jenazah bocah dalam kardus, polisi juga menemukan kardus teh gelas tak jauh dari jenazah. Dalam kardus tersebut terdapat barang-barang korban.
Salah satu barang korban yang ditemukan oleh polisi adalah kaos kaki. Dari kaos kaki tersebut, setelah diteliti di laboratorium forensik, ditemukan jaringan kulit Agus. Itu menjadi alat bukti pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat bukti kedua, polisi menemukan bercak darah di rumah Agus. Setelah diteliti di laboratorium, darah tersebut milik korban. Dan alat bukti ketiga adalah sperma yang ditemukan di vagina korban. Penemuan sperma ini tak mudah.
"Akhirnya sperma yang bisa diangkat, yang tadinya sulit sudah 3 kali swap belum bisa, akhirnya swap yang keempat bisa memunculkan sperma itu," ujar Khrisna.
3 Alat bukti ini kemudian ditunjukkan ke Agus. Namun pria bertato itu masih mengelak.
"Sampai tadi malam belum mengakui meski kami punya tiga alat bukti. Namun akhirnya sampai akhirnya dilakukan interogasi, kami tegaskan tanpa kekerasan, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya," tutur Khrisna. (spt/tor)











































