"Dubes ini banyak yang bantu. Mereka tertarik dengan program konsep RPTRA," ujar Ahok usai meresmikan RPTRA Amiterdam di Pulau Untung Jawa, Kep Seribu, Sabtu (10/10/2015).
Ahok mengaku dirinya meniru filosofi RPTRA dari Jepang yang berfungsi sebagai tempat berbagai kesulitan dan berkumpulnya setiap keluarga dalam satu kelurahan. Kemudian juga indeks kebahagiaan seseorang juga bisa bertambah dengan seringnya melihat dan menikmati suasana taman.
"Dengan kondisi seperti ini, saya bilang kita launching ini ide baru. Bukan cuma taman dan kota atau kabupaten layak anak tapi bagaimana orang dalam janin diurus kesehatannya, puskesmas, taman bacaan, kreatifitas dan urus smua. Makanya mereka tertarik," terangnya.
Dikatakan Ahok, ada perusahaan Singapura tertarik untuk ikut terlibat dalam pemebangunan RPTRA. Bahkan Ratu Denmark juga rencananya ingin datang langsung ke RPTRA di Cideng untuk melatih kreativitas anak-anak melalui permainan lego.
"Perusahaan Singapura dia bangun satu lalu dari Denmark, dia malah ingin kita punya taman lego. Jadi yang enam (RPTRA) ini dia mau berikan satu set lego besar untuk melatih orang main supaya bisa kreatif. Nah ini yang pas ratunya datang secara simbolis mau serahkan kepada saya," sebut Ahok. (aws/tor)











































