"Masyarakat setempat sangat terpapar asap kebakaran. Tercatat lebih dari 83.000 warga menderita penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA)," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/10/2015).
Saat ini Satuan Tugas Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Asap terus mengupayakan pemadaman, baik darat dan udara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hutan dan lahan seluas 221.704 hektar areal terbakar di Sumsel. Luasnya wilayah terbakar dan lahan gambut merupakan tantangan dalam pemadaman api dan asap," kata Sutopo.
Sutopo menambahkan, upaya pemadaman saat ini terkendala cuaca kering. awal potensial dan air yang terbatas, sedangkan perkiraan kemarau baru akan berakhir November 2015.
Adapun Indonesia mendapatkan bantuan dari Malaysia dan Singapura guna menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan. Bantuan dari Negeri Jiran baru tiba Jumat (9/10/2015) petang. Sementara Singapura dikabarkan baru akan mengirimkan bantuannya hari ini. (ahy/idh)










































