"Wartawannya saja ada. Tapi memang semuanya mulai dari bupati, DPRD nya kan semua ikut. Itu bancakan ramai-ramai lah," kata Budi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (9/10/2015).
Jadi, Budi menegaskan, yang menerima uang tambang itu bukan hanya polisi saja. Sedang tiga polisi yang menerima yakni tiga orang dan sudah diperiksa karena menerima uang tambang adalah Kapolsek Pasirian, Kanit Serse, dan Anggota Bhabinkamtibmas.
"Ya kan oknum. Ya dia ngambil jatah preman, nggak boleh begitu makanya kita periksa. Apapun alasannya nggak boleh," lanjutnya. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari DPRD dan bupati.
(rni/dra)











































