3 Korban Wafat Tragedi Mina Ditemukan, Masih Hilang 5 Orang

Tragedi Mina

3 Korban Wafat Tragedi Mina Ditemukan, Masih Hilang 5 Orang

Gagah Wijoseno - detikNews
Jumat, 09 Okt 2015 15:30 WIB
3 Korban Wafat Tragedi Mina Ditemukan, Masih Hilang 5 Orang
Foto: Gagah Wijoseno/detikcom
Mina - Satu demi satu jemaah Indonesia yang tidak ketahuan keberadaannya ditemukan. Data terakhir 3 orang ditemukan wafat, sehingga yang belum kembali ke kloternya tinggal 5 orang.

"Tambahan korban wafat 3 orang sehingga total menjadi 123 orang," tutur Kepala Kantor Urusan Haji Daker Makkah Arsyad Makkah Arsyad Hidayat dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (9/10/2015).

Berikut ketiga nama korban wafat yang baru saja teridentifikasi:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kaslan Marhaji Taher, kloter BTH 14 nomor paspor A7522077
2. Imas Masyitoh Suhandi, kloter JKS 61 nomor paspor B0745289
3. Yoyo Sutaryo Suharmi, kloter JKS 61 nomor paspor B0745302

Adapun jumlah jamaah yang cedera dan dirawat rumah sakit Arab Saudi juga berkurang menjadi 4 orang. Hal ini sehubungan dengan pulangnya  Sofyan Haeruddin Emod  ke pemondokan dan bergabung dengan kloternya (JKS 21).

Dengan temuan baru ini, maka jumlah jamaah haji yang dilaporkan belum kembali, berkurang menjadi sebanyak 5 orang, yaitu: 2 orang dari Kloter BTH 14 dan 3 orang dari kloter JKS 61.

Tim PPIH juga mengidentifikasi jenazah wafat yang bukan korban Tragedi Mina 204 berada di tempat pemulasaraan Muasim. Jemaah haji yang wafat itu dievakuasi dari Arafah lalu tidak kembali ke pemondokannya.

"Tim PPIH juga berhasil mengidentifikasi jenazaah Ibu Sutatik di tempat pemulasaraan jenazah Muaisim. Almarhumah adalah jamah haji Indonesia kloter 70 Embarkasi Solo (SOC 70) yang dilaporkan ketua kloternya belum kembali semenjak dievakuasi dari Arafah dan dibawa ke rumah sakit," tutur Arsyad.

Kerja bareng Tim PPIH Tim DVI juga mengidentifikasi 2 orang jemaah Indonesia yang sedang dirawat di RS Militer Alhada, Thaif, yang juga merupakan bagian dari Tragedi Mina. Mereka bernama Usni Salihin dari JKG 32 dan Titik Cipto Wiyono dari SOC 68. (gah/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini