"Geng itu namanya 'Boel Tacos'. 'Boel-nya' sudah kita dapatkan artinya itu (anus)," ungkap Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/10/2015).
Sementara kata 'Tacos' juga sudah didapatkan artinya oleh pihak kepolisian. Namun, Krishna belum mau membeberkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krishna menjelaskan, geng itu beranggotakan 4 orang anak-anak yang usianya masih di bawah 13 tahun. Geng ini sering berkumpul di bedeng milik Agus di Kalideres, Jakbar.
"Mereka ini mengumpulkan uang Rp 20-50 ribu untuk urunan ngeganja sama sabu. Koordinatornya Agus," jelasnya.
Tetapi, apakah nama geng ini ada kaitannya dengan peristiwa tindak pidana pembunuhan disertai pembunuhan terhadap bocah perempuan-yang mayatnya ditemukan dalam kardus di Jl Sahabat, Kalideres-atau tidak, polisi belum bisa memastikannya. (mei/dra)










































