Pesawat itu terbang dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta dan sampai di Bandara Adi Soemarmo Solo, pukul 11.21 WIB. Setelah melakukan berbagai persiapan, pesawat yang dioperasikan PT ASI Pudjiastuti Aviation itu mulai melakukan pengisian air ke tangki pesawat.
Pesawat menebarkan air di titik-titik api di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Merbabu yang terbakar. Sekali terbang, pesawat membawa air sebanyak 3 ribu liter. Untuk pertama kalinya, pesawat mulai melakukan penyiraman air di atas Desa Ngagrong, Kecamatan Ampel, Boyolali.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Wisnu Wibowo, mengatakan pada hari pertama bombing water dilakukan sebanyak lima sorte dengan sasaran hot spot di wilayah Desa Ngagrong, Kecamatan Ampel. Penyiraman akan dilanjutkan Jumat besok.
"Water bombing dilaksanakan untuk pemadaman di wilayah Kabupaten Boyolali saja karena titik api di wilayah Kabupaten Semarang sudah padam," ujarnya kepada wartawan di Boyolali, Kamis (8/10/2015). (mbr/ega)











































