"Kita naik kereta sambil lihat double track," kata Jonan di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Kamis (8/10/2015).
Jonan didampingi Dirjen Perkeretaapian Hermanto Dwi Cahyono, Dirut AP II Budi Karya Sumadi serta sejumlah staf dari Kementerian Perhubungan. Ia duduk di bangku penumpang yang berada di belakang kabin masinis.
Namun baru sebentar duduk, ia kemudian menuju ke kabin masinis. Jonan berdiri di samping masinis sambil memantau suasana di luar. Ia tampak berbincang dengan Hermanto.
Pembangunan jalur ganda Kualanamu-Medan ini sudah berlangsung. Rencananya sebagian jalur akan dibangun melayang.
Kehadiran Jonan di Bandara Kualanamu ini mengundang perhatian para penumpang. Mereka tampak mengabadikan gambar Jonan yang sedang melangkah menuju Stasiun Kualanamu.
Sebelum meninjau jalur ganda, Jonan juga meninjau Pelabuhan Sabang dan Bandara Rembele, Bener Meriah, Aceh Tengah. Jonan melihat pelabuhan dan bandara ini memiliki potensi yang sangat penting.
Staf khusus Menteri Perhubungan Bidang Keterbukaan Informasi Publik, Hadi M Djuraid menjelaskan Pelabuhan Sabang merupakan pelabuhan bebas yang memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata. Namun saat ini potensi tersebut belum dikembangkan.
"Pak menteri minta Badan Pengelola Kawasan Sabang menggandeng pihak swasta agar dapat dimaksimalkan potensinya," ujar Hadi.
Sementara Bandara Rembele yang terletak di kawasan rawan bencana, akan menjadi bandara yang strategis dalam penanganan bencana. Bandara ini bisa didarati pesawat ATR dan pesawat-pesawat Hercules.
"Ditargetkan pembangunan bandara ini selesai Desember 2015," tutup Hadi. (kff/hri)











































