20 Diplomat Muda RI Ditempa di Belanda

Laporan dari Den Haag

20 Diplomat Muda RI Ditempa di Belanda

Eddi Santosa - detikNews
Kamis, 08 Okt 2015 04:37 WIB
20 Diplomat Muda RI Ditempa di Belanda
Foto: dok. KBRI Belanda
Den Haag - 20 diplomat muda Indonesia menuntut ilmu ke Belanda. Mereka akan mempelajari isu-isu mengenai politik luar negeri, ASEAN, isu-isu kawasan, hukum internasional, diplomasi ekonomi, dan diplomasi publik.

Di samping itu kedua puluh diplomat muda tersebut juga mendapat kesempatan untuk mengunjungi berbagai tempat penting seperti Parlemen Belanda, Parlemen Eropa, Markas Besar NATO, International Court of Justice (ICJ), dan Pelabuhan Rotterdam.

"Mereka juga akan dibekali dengan keterampilan teknik negosiasi, menulis pidato dan kemampuan melakukan public speaking," demikian kata Minister Counsellor Pensosbud Azis Nurwahyudi kepada detikcom di Den Haag, Rabu malam atau Kamis (8 Oktober 2015) WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Totalnya selama enam pekan para diplomat muda itu akan menjalani pelatihan intensif di Clingendael Institute, Den Haag, dari 7 Oktober hingga 18 November 2015. Sebelum keberangkatan, para diplomat muda tersebut juga terlebih dahulu mendapat pelatihan singkat bahasa Belanda dan pengenalan budaya.

Seorang peserta, Ignasius Randy, mengatakan bahwa  Kementerian Luar Negeri RI menyeleksi para diplomat muda peserta ke Clingendael Institute berdasarkan peringkat ketika mereka mengikuti Sekolah Dinas Luar Negeri (Sekdilu) pada tahun 2014 lalu.

"Di Clingendael saya berharap dapat memperoleh tambahan informasi dan akan berperan aktif dalam diskusi-diskusi selama program berlangsung," ujar Randy, peraih peringkat pertama Sekdilu Angkatan 38, yang saat ini ditempatkan di Direktorat Kerjasama Intra Kawasan Asia dan Pasifik.

Sedangkan Rikianarsyi Wirantoputri, staf Direktorat Politik Keamanan Ditjen Kerjasama ASEAN, menyampaikan harapannya untuk bisa lebih mempraktikkan teori-teori yang telah dipelajari di Indonesia.

"Seperti teknik negosiasi, cara berargumentasi dan membuat jaringan dengan sesama diplomat dari negara lain yang tengah mengikuti pelatihan di tempat sama," pungkas Rikianarsyi.

Sebelumnya ke-20 orang diplomat muda tersebut melakukan kunjungan ke KBRI Den Haag dan diterima oleh Kuasa Usaha Ad-interim Ibnu Wahyutomo, Selasa (6 Oktober 2015).

"Gunakan peluang pelatihan ini sebaik-baiknya untuk menambah ilmu dan membuka jaringan dengan sesama diplomat dan para pengajar," pesan KUAI.

Sejauh ini Kementerian Luar Negeri RI telah bekerjasama dengan Clingendael Institute untuk melatih diplomat RI dari tingkat muda, madya dan senior sejak  2004. Pelatihan telah menghasilkan lebih dari 400 alumni yang saat ini tengah ditempatkan di berbagai Perwakilan RI dan di kantor pusat.

(es/Hbb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads