Tragis! Siswa SMK di Tangerang Tega Bacok Bu Guru

Tragis! Siswa SMK di Tangerang Tega Bacok Bu Guru

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 07 Okt 2015 15:09 WIB
Tragis! Siswa SMK di Tangerang Tega Bacok Bu Guru
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Seorang siswa di Kabupaten (sebelumnya ditulis kota-red) Tangerang nekat membacok guru perempuannya, Muryanah (23). Tidak hanya itu, ibu korban bernama Sri Astuti (45) juga terkena sabetan golok.

Kapolsek Panongan AKP Kosasih dalam keterangannya kepada detikcom, Rabu (7/10/2015), mengatakan pelaku merupakan remaja pria berusia 15 tahun.

Kosasih mengatakan, peristiwa itu terjadi Rabu (7/10) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB, di kediaman korban di Kp Babulak, RT 01/03, Panongan, Kabupaten Tangerang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, petugas Polsek Panongan semula menduga aksi kekerasan tersebut didasarkan kasus pencurian dengan kekerasan. Namun, hasil analisis tidak ditemukan adanya barang-barang yang hilang di lokasi kejadian.

"Ini terlihat tidak adanya barang yang dicuri. TKP dalam keadaan tidak berantakan layaknya suatu pencurian," ungkap Kosasih.

Pelaku, Kosasih menambahkan, masuk ke rumah korban melalui pintu dak atas dengan memanjat pohon. Setelah berhasil masuk, pelaku langsung mengarah ke kamar Muryanah. Namun, pelaku tidak menemukan korban.

Pelaku kemudian beranjak ke kamar ibunda korban, Sri Astuti. "Korban mengetuk pintu kamar. Namun karena ketakutan, korban dan ibunya diam saja di kamar," kata Kosasih.

Pelaku lalu mendobrak pintu kamar Sri Astuti. Tanpa babibu, pelaku langsung membabi buta menghujamkan golok yang dibawanya ke arah kepala Muryanah.

"Korban Sri Astuti berusaha menolong anaknya itu, tapi kena juga sabetan golok pelaku sebanyak 2 kali dan mengenai kepala samping dan atas," kata Kosasih.

Usai melakukan tindakan biadabnya, pelaku langsung melarikan diri. Tetangga korban yang mendengar keributan tersebut berupaya mengejar pelaku dengan meneriaki maling. Namun pelaku berhasil meloloskan diri dari kejaran massa dengan menggunakan motor.

Tak dinyana, saat dilakukan olah TKP, ibu pelaku menyerahkan putranya tersebut ke pihak kepolisian. "Ibu pelaku menyerahkan anaknya itu pada Kapolsek Panongan karena telah mengetahui perbuatan anaknya yang berterus terang tentang perbuatannya, mengingat antara keluarga pelaku dan korban bertetangga satu RW," jelas Kosasih.

Kondisi korban Sri Astuti saat ini sudah mulai membaik. Namun untuk Muryanah masih kritis dan dirawat di RS Ciputra Tangerang.

Polisi menyita beberapa barang bukti dari tempat kejadian dan tangan pelaku, yaitu sebilah golok, pelindung leher, sepeda motor Mio, dan jaket abu-abu.


(ahy/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini