Begitu tiba di rumah duka, Yohana yang mengenakan kemeja batik warna cokelat ini langsung menemui ayah dan ibu korban. Ia mengucapkan belasungkawa dan menguatkan ibu korban yang masih tampak begitu terpukul.
"Saya sampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga. Saya juga sangat terkejut peristiwa ini terjadi," kata Yohana di kediaman korban, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (7/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yohana lebih banyak bercakap-cakap dengan ayah, bibi dan nenek korban. Ia menyarankan agar anak menjadi perhatian utama keluarga.
"Saya mohon ibu dan bapak kuat menghadapi kasus ini," katanya.
Ia berharap pihak kepolisian dapat segera menuntaskan kasus tersebut. Pusat pelayanan terpadu Kementerian PPPA juga menyoroti kasus mengejutkan ini.
"Kita orangtua jangan sampai lalai. Kita tidak sangka kejadian ini. Sekarang tinggal bagaimana orangtua menyadari bahwa anak kita penting dan harus kita jaga," kata Yohana.
"Semua tergantung dari keluarga itu. Keluarga harus melaksanakan tugas," imbuhnya.
Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kepala Divisi Sosial KPAI Erlinda. Bersama Yohana, Erlinda juga memberikan dorongan kepada keluarga agar tetap kuat dan tabah.
(kff/hri)











































