Ketiga nama korban diumumkan oleh Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes dr. Raden Harjuno didampingi tim forensik Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin.
"Berdasarkan data primer dan sekunder tidak terbantahkan bahwa korban yang berhasil diidentifikasi label jenazah B006 adalah Nurul Fatimah berdasarkan data dental odontologi forensik dan cincin kawin bertuliskan nama suaminya, Kamaruddin, umur 26 tahun," ujar Harjuno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Ahli Odontologi Forensik Fak. Kedokteran Gigi Unhas Drg Muliaty Yunus, menyebutkan bahwa data geligi korban dari pengumpulan data ante mortem sangat membantu proses identifikasi jenazah karena kondisi tubuh terbakar dan susah dikenali.
"Data geligi adalah sidik kedua setelah sidik jari, karena kondisi korban mengalami luka bakar, meskipun kondisi tubuh hancur karena ledakan atau terbakar gigi tidak hancur, apalagi jika korban punya data gambar geligi dari perawatan di dokter gigi," pungkas dosen FKG Unhas ini.
Sementara itu keluarga korban masih menanti hasil identifikasi di depan Posko Ante Mortem DVI RS Bhayangkara. (mna/dhn)










































