"Kami punya target ada dua pemilu menggunakan e-voting pada 2019," kata Tjahjo seusai membuka Rapat Kerja Nasional Pencatatan Sipil 2015 di Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (6/10/2015) malam.
Dua pemilu tersebut, kata Tjahjo, pertama adalah pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg). Kedua adalah pemilihan kepala daerah (pilkada) baik bupati/walikota/gubernur dan pileg tingkat kabupaten/kota propinsi.
Sementara persiapan menuju ke e-voting, lanjut Tjahjo, akan diujicobakan ke pilkada serentak pada 2017 mendatang. "Uji coba e-votingnya pada masing-masing provinsi mungkin ada 3-4 daerah," ujar Tjahjo.
Karena itu Tjahjo terus mendesak Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil agar segera merampungkan e-KTP. Semua warga negara Indonesia harus mempunyai e-KTP agar bisa melakukan e-voting.
"Target e-KTP harus sudah selesai pertengahan 2016," tandas Tjahjo. (iwd/dhn)











































