Sebagaimana tercantum di dokumen 'Koordinasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2016' yang didapatkan pada Selasa (6/10/2015), ada empat negara yang rencananya dikunjungi DPRD DKI.
Usulan anggaran diajukan lewat Bagian Humas Sekretariat Dewan DPRD DKI. Di situ tertulis 'Kunjungan kerja sister city dan kunjungan balasan DPRD Provinsi DKI Jakarta'. Nilainya adalah Rp 1.120.379.600.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi wartawan secara terpisah, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Muhammad Yuliadi bahkan mengatakan ada enam negara yang akan dikunjungi DPRD. Selain RRC, Jepang, Korsel, dan Amerika Serikat, ada pula Hungaria dan Belanda yang akan dikunjungi.
"Karena telah sering dikunjungi dan bekerja sama dengan Pemprov DKI," kata Yuliadi menjelaskan alasan pemilihan destinasi itu.
Selain kunker ke luar negeri, dalam dokumen RKA 2016 juga tercantum sejumlah destinasi kunker domestik yang diusulkan Bagian Persidangan Sekretariat Dewan DPRD DKI. Semuanya bertujuan ke Bali, total 12 kali. Berikut adalah rincian rencana kunker ke Bali:
1. Pembahasan badan anggaran DPRD Provinsi DKI Jakarta: Rp 2.155.385.200. Perjalanan Dinas ke Bali 2 kali.
2. Pembahasan badan musyawarah DPRD Provinsi DKI Jakarta: Rp 2.155.385.200. Perjalanan Dinas ke Bali 2 kali.
3. Pembahasan badan kehormatan DPRD Provinsi DKI Jakarta: Rp 511.096.000. Perjalanan dinas ke Bali 2 kali.
4. Pembahasan panitia khusus dan kepanitiaan lainnya: Rp 2.379.500.000. Perjalanan dinas ke Bali 3 kali.
5. Kunjungan kerja Komisi-komisi DPRD Provinsi DKI Jakarta: Rp 6.822.084.000. Perjalanan dinas ke Bali 3 kali. (dnu/dhn)











































