Demo Menolak Kenaikan BBM Marak di Makassar
Selasa, 01 Mar 2005 11:00 WIB
Makassar - Setelah pemerintah resmi menaikkan harga BBM mulai pukul 00.00 Wib, Selasa (1/3/2005) , reaksi penolakan terus bermunculan. Di kota Makassar, Selasa pagi ini aksi penolakan terjadi di lima titik.Aksi pertama terjadi di Jalan Sultan Alaudin, Makassar, Sulawesi Selatan, tepatnya di depan kampus tersebut. Sekitar 200 mahasiswa IAIN Alaudin menggelar aksi dengan melakukan orasi. Akibatnya di sepanjang Jalan Sultan Alaudin mengalami kemacetan.Jalan Sultan Alaudin merupakan jalan utama yang menghubungkan Gowa dengan Makassar, sehingga banyak warga terhambat perjalanannya, baik warga Gowa yang hendak ke Makassar maupun sebaliknya.Dalam aksinya, para mahasiswa membakar ban bekas sehingga menimbulkan asap yang membubung tinggi. Mereka juga melakukan orasi menolak kenaikan BBM.Aksi yang sama juga terjadi di depan kampus Universitas 45 Makassar, Jalan Urip Sumohardjo. Para mahasiswa ini menutup sebagian jalan protokal ini. Akibatnya, kemacetan terjadi.Aksi menolak kenaikan BBM juga terjadi di perempatan tol Reformasi, Makassar. Dua kelompok mahasiswa melakukan aksi di tempat tersebut. Pertama dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) yang berdiri di gerbang pintu tol, dan massa dari HMI MPO yang melakukan aksi sambil membagi-bagikan selebaran penolakan kenaikan BBM yang telah diumumkan pemerintah.
(jon/)











































