"Betul (sudah ada 10 jenazah). Saat ini masih diperiksa oleh kepolisian karena sudah tidak utuh lagi kondisinya. Jadi harus dipastikan agar keluarga jangan sampai salah," ujar Dirops Badan SAR Nasional (Basarnas) Supriyadi, saat dihubungi, Selasa (6/10/2015).
Supriyadi mengungkapkan, pihaknya hingga kini masih mengumpulkan data primer dan sekunder dari keluarga korban. Hal ini penting agar dapat segera dicocokkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puing-puing pesawat juga masih diisolasi di lokasi. "Malam ini pesawatnya masih diisolasi di lokasi," kata Supriyadi.
Selain menemukan 10 jasad, tim SAR gabungan juga telah mendapatkan kotak hitam (blackbox) pesawat. Belum diketahui pasti kapan blackbox akan dibawa ke KNKT.
"Itu tergantung tim, kita tidak tahu persis black box masih valid atau tidak," tutup dia.
Sebelumnya, jenazah diangkut menggunakan helikopter milik Basarnas dan TNI AD. Heli pertama yang tiba adalah helikopter milik Basarnas AS365 N3+ sekitar pukul 18.00 Wita yang mengangkut 5 jenazah. Selanjutnya sekitar pukul 18.45 Wita helikopter kedua milik TNI Angkatan Darat juga mengangkut 5 jenazah. (aws/try)










































