"Saya lagi suruh cek dulu," ungkap Anies di Gedung A Kantor Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jaksel, Selasa (6/10/2015).
Saat dimintai tanggapannya, Anies belum mau berbicara banyak. Ia sempat menyatakan ingin memperketat pengasawan di sekolah karena pelaksanaannya belum maksimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bocah yang diketahui hilang pada Jumat (2/10) lalu setelah pulang dari sekolah. Pihak kepolisian masih terus menyelidiki dan mendalami kasus tersebut. Pasalnya ada banyak keterangan yang berbeda-beda.
Anak ini disebut hilang saat hendak belajar kelompok di rumah temannya sepulang dari sekolah. Namun juga ada yang mengatakan, ia dibonceng 2 orang tak dikenal saat pulang sekolah. Namun ini pun masih keterangan dari teman sekolah bocah tersebut yang kevalidannya masih terus ditelusuri pihak sekolah.
Anies mengaku kasus ini cukup menyita perhatiannya. Sehingga ia meminta jajarannya untuk bergerak mengecek perkembangan kasus itu.
"Oh iya dong, makanya tadi pagi langsung kita cek," tukas Anies.
Sebelumnya pembina Komnas Anak Seto Mulyadi bersama jajaran KPAI dan kepolisian meninjau lokasi tempat sekolah korban di SDN 05 Pagi Kalideres, Selasa (6/10). Polisi pun juga mendalami kemungkinan pelaku pembunuhan adalah seorang paedofil.
(elz/aan)











































