Parlemen 74 Negara Kumpul di Yogya Bahas Korupsi Kelas Kakap

Parlemen 74 Negara Kumpul di Yogya Bahas Korupsi Kelas Kakap

Edzan Raharjo - detikNews
Selasa, 06 Okt 2015 13:29 WIB
Parlemen 74 Negara Kumpul di Yogya Bahas Korupsi Kelas Kakap
Foto: Edzan Raharjo
Yogyakarta - Korupsi menjadi masalah di semua negara. Terutama di negara berkembang atau dalam masa transisi.

Untuk mencari solusi pemberantasan korupsi sekala besar (grand corruption), parlemen dari berbagai negara menghadiri 'The 6th Conference Of Parliamentarians Against Corruption (Gopac) di hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, 6-8 Oktober 2015. Pertemuan diikuti oleh 4 ketua parlemen, 5 wakil ketua parlemen, dan 250 peserta yang terdiri dari anggota dan observer.

Ketua DPR RI Setya Novanto mengatakan pertemuan parlemen dunia yang tergabung dalam Gopac ini untuk bersama-sama dan bersatu dalam memerangi korupsi. Karena korupsi merupakan rongrongan terhadap negara dan bangsa dan juga generasi muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aliran dana keluar negeri dari aktivitas kriminal, seperti korupsi dan pengemplangan pajak diperkirakan senilai 1-1,5 triliun dolar AS per tahun. Separuhnya berasal dari negara berkembang dan negara yang berada pada masa transisi," kata Setya Novanto saat membuka 'The 6th Conference Of Parliamentarians Against Corruption' di hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Selasa (6/10/2015).

Pertemuan parlemen sedunia ini diharapkan dapat menjadi pendorong untuk melakukan perlawanan terhadap grand corruption. Dan mendorong terciptanya mekanisme internasional untuk mengadili para pelaku grand corruption. (try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads