Soal Minta Maaf ke Soekarno, Hidayat: Apakah Negara Salah?

Soal Minta Maaf ke Soekarno, Hidayat: Apakah Negara Salah?

Hardani Triyoga - detikNews
Selasa, 06 Okt 2015 11:30 WIB
Soal Minta Maaf ke Soekarno, Hidayat: Apakah Negara Salah?
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Fraksi PDIP di MPR mendesak negara meminta maaf kepada Presiden pertama RI Soekarno beserta keluarganya. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta PDIP mengesampingkan urusan masa lalu untuk sementara.

"Permasalahannya, siapa yang bersalah? Ini kan permasalahan agak pelik ya. Bahwa sudah diberikan gelar pahlawan nasional dan sudah jelas dipulihkan nama beliau sebagai Bapak Bangsa, itu lebih sekadar dari permintaan maaf. Tapi, sebagai bangsa, persoalan ini harus disikapi dengan cara terbaik," kata Hidayat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2015).

Dia menjelaskan bila ada dorongan permintaan maaf, maka mesti dicari persoalan yang jadi masalah. Namun, dari sejarah perlu diluruskan dan dibuktikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kita bicara ini yang salah, siapa salah? Kalau ada permasalahan baru, harus dibuktikan dulu. Apa negara dianggap bersalah? Apa buktinya? Negara sudah memberikan keterangan pahlawan bangsa," ulas Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu.

Kemudian, ia menyarankan agar pihak pendukung pemerintah perlu mendukung kinerja Presiden Jokowi dalam program Nawacita. Ia mengingatkan pekerjaan rumah yang dihadapi pemerintah masih banyak, termasuk persoalan ekonomi.

"Janji Pak Jokowi, untuk mensejahterahkan rakyat belum terpenuhi, kan sekarang ada Nawacita. PHK sudah tinggi sekali, Anda juga tahu kan dolar terhadap rupiah juga tinggi," tuturnya.

"Saya kira dibantulah janji-janji Pak Presiden ini dulu. Bila sudah membantu melaksanakan sehingga janji-janji terpenuhi, dan suasana sudah kondusif baru bicara masa lalu," sebutnya.

(hty/tor)


Berita Terkait