Hal tersebut disampaikan Mantan Sekretaris Menteri Agama Saifudin Syafii, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2015). Saifudin mengaku jarang berkomunikasi langsung dengan SDA. Gantinya, SDA meminta dia berkomunikasi dengan Ermalena.
"Dalam beberapa hal kami pernah tanyakan masalah petugas dan pendamping haji, 'silahkan dirembuk dengan Ermalena' itu ada kata-kata seperti itu," ujar Saifudin.
"Koordinasi itu termasuk mengusulkan nama-nama jadi petugas PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji)?" tanya jaksa Christi.
"Betul, tanpa nama-nama dari Ermalena dan dari satu lagi lupa, kami sebutnya ajudan Bu Menteri," jawab Saifudin.
Selain Ermalena, orang yang juga membantu menyusun nama-nama di luar PNS Kemenag untuk dijadikan PPIH adalah Mulyanah Acim. Mulyanah merupakan ajudan dari istri Suryadharma Ali saat masih menjadi menteri.
"Betul, tanpa nama-nama itu disebut Ermalena dan Mulyana, kami tidak mungkin mengetahui nama-nama itu (petugas PPIH), yang jelas nama-nama 2012-2013 itu dari kedua orang itu," ujar Saifudin.
"Petugas PPIH kan banyak, dalam hal ini mengatur dalam hal yang diusulkan mengatasnamakan Bapak Menteri," lanjutnya.
Ermalena saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI. Ia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019 dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) I. (rna/ega)











































