Dihubungi via sambungan telepon, Senin (5/10/2015), Muzani terkejut bukan kepalang mendengar kabar dinonaktifkannya Universitas Ibnu Chaldun.
"Demi Tuhan, saya baru tahu. Ya Allah Ya Rabbi. Terkejut," kata Muzani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya cek dulu ya," kata Muzani yang merupakan anggota Komisi I DPR.
Dia tak terlalu ingat kapan tepatnya dia masuk universitas. Soalnya, dia menempuh pendidikan Strata 1 itu dalam kurun waktu yang cukup lama. Itu adalah Universitas satu-satunya yang dia gunakan untuk meraih gelar sarjana.
"Saya angkatan '90an, lulus sekitar '2000-an," kata Muzani.
Dengan status nonaktif, Universitas Ibnu Chaldun tak boleh menerima mahasiswa baru dan meluluskan mahasiswanya. Status nonaktif ini bisa dicabut jika kampus yang dinonaktifkan sudah memenuhi persyaratan dari Kemenristek Dikti. (dnu/tor)










































