Sekjen Gerindra Terkejut Universitas Almamaternya Dinonaktifkan

Sekjen Gerindra Terkejut Universitas Almamaternya Dinonaktifkan

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 05 Okt 2015 18:32 WIB
Sekjen Gerindra Terkejut Universitas Almamaternya Dinonaktifkan
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Universitas Ibnu Chaldun Jakarta dinonaktifkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Ternyata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani merupakan lulusan S1 Universitas itu.

Dihubungi via sambungan telepon, Senin (5/10/2015), Muzani terkejut bukan kepalang mendengar kabar dinonaktifkannya Universitas Ibnu Chaldun.

"Demi Tuhan, saya baru tahu. Ya Allah Ya Rabbi. Terkejut," kata Muzani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muzani sendiri tak ingin berkomentar terlalu banyak soal ditutupnya kampus itu. Memang belum jelas benar permasalahan yang ada di Universitas Ibnu Chaldun hingga akhirnya dinonaktifkan.

"Saya cek dulu ya," kata Muzani yang merupakan anggota Komisi I DPR.

Dia tak terlalu ingat kapan tepatnya dia masuk universitas. Soalnya, dia menempuh pendidikan Strata 1 itu dalam kurun waktu yang cukup lama. Itu adalah Universitas satu-satunya yang dia gunakan untuk meraih gelar sarjana.

"Saya angkatan '90an, lulus sekitar '2000-an," kata Muzani.

Dengan status nonaktif, Universitas Ibnu Chaldun tak boleh menerima mahasiswa baru dan meluluskan mahasiswanya. Status nonaktif ini bisa dicabut jika kampus yang dinonaktifkan sudah memenuhi persyaratan dari Kemenristek Dikti. (dnu/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini