Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol A Liliek Darmanto mengatakan jumlah tersebut diperoleh dari analisis beberapa pihak dan sudah diperhitungkan termasuk kerugian gedung serta semua barang yang ada di dalamnya.
"Dari hasil analisa biro RenaΒ (Perencanaan), kerugian kurang lebih Rp 37 miliar," kata Liliek di Press Room Polda Jateng, Senin (5/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ada gedung kurang lebih Rp 12,5 miliar, aula Rp 662 juta, dan mebel Rp 53 juta. Kira-kira total Rp 37 miliar itu," tandasnya.
(Foto: Angling Adhitya P/dok detikcom) |
Diberitakan sebelumnya desain gedung baru sudah disiapkan dan rencananya akan diajukan ke Presiden. Dalam desain tersebut gedung A atau gedung utama akan digabung dengan gedung B yang terbakar. Tinggi gedung yaitu enam lantai dan ditambah basement untuk parkir. Lapangan upacara juga akan ditinggikan sejajar dengan Jalan Pahlawan. Dana yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 100 miliar.
"Pembangunan sudah rapat kedua, yang jelas kita harapkan tahun anggaran 2016 dan semoga ada bantuan dari pemerintah pusat dan Polri jadi tidak berlama-lama," pungkas Liliek. (alg/try)












































(Foto: Angling Adhitya P/dok detikcom)