"Kendalanya nggak ada clue sama sekali. Tidak tahu di mana pesawatnya. Jadi harus cari di mana-mana," ujar GM Komersial Aviastar Petrus Budi ketika dihubungi detikcom, Senin (5/10/2015).
Aviastar merupakan pesawat perintis berpenumpang 10 orang termasuk kru. Menurut Petrus kecilnya pesawat tidak ada hubungannya dengan kendala pencarian.
"Ya harusnya nggak ada hubungannya (pesawat kecil). Karena dari KNKT dan Basarnas bilang medannya berat," kata Petrus.
Petrus enggan berspekulasi atas nasib pesawat. Yang terpenting saat ini adalah pencarian korban.
"Kita nggak bisa berspekulasi," tuturnya.
Aviastar hilang kontak sejak Jumat (2/10/2015) lalu. Pesawat tersebut berjumlah 7 penumpang ditambah 3 kru. Pencarian sudah dilakukan melalui udara, laut dan darat. Namun hingga kini keberadaan pesawat itu masih misterius.
(nwy/nrl)











































