"TNI harus tetap netral dalam politik dan tidak melibatkan diri dalam politik praktis dan politik kekuasaan. Ingat, TNI milik semua golongan," ungkap SBY lewat akun twitter resmi miliknya @SBYudhoyono, Senin (5/10/2015).
SBY juga menyebutkan, TNI harus selalu berada di barisan depan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara. Selain itu TNI juga harus sigap dalam melumpuhkan dan menghalau ancaman negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai tentara yang profesional, kesetiaan kepada negara harus dikedepankan ketimbang kepada kepentingan. TNI juga wajib menjalankan amanah konstitusi dan menghormati nilai-nilai demokrasi.
"Militer harus hormati otoritas sipil, sebaliknya pemimpin sipil termasuk Presiden harus pula hormati otoritas militer. Jangan saling mengintervensi," kata SBY.
SBY juga menyampaikan harapan pada kelanjutan reformasi TNI. Dia juga berharap Presiden Jokowi melanjutkan modernisasi TNI.
"Dirgahayu TNI-ku, TNI-nya rakyat Indonesia. Selamat bertugas. Pengabdian, pengorbanan dan jasamu besar. Salam untuk prajurit dan keluarga," ujar SBY. (bag/fdn)











































