Muhammadiyah: Indonesia Darurat Kejahatan Terhadap Anak!

Muhammadiyah: Indonesia Darurat Kejahatan Terhadap Anak!

Muhammad Iqbal - detikNews
Senin, 05 Okt 2015 09:10 WIB
Muhammadiyah: Indonesia Darurat Kejahatan Terhadap Anak!
Foto: Haedar Nasir dan Abdul Mu'ti (Iqbal/detikcom)
Jakarta - Pembunuhan bocah 9 tahun yang ditemukan tewas di dalam kardus di Kalideres, Jakbar, menghentak publik soal anak-anak yang masih rentan jadi korban kekerasan. Muhammadiyah menilai Indonesia sudah darurat kejahatan anak.

"Muhammadiyah sangat prihatin dengan tingginya kekerasan dan kriminalitas anak baik, anak sebagai korban maupun sebagai perilaku tindak kekerasan. Dengan kekejian dan meningkatnya kekerasan terhadap anak, Indonesia sudah berada dalam keadaan darurat kejahatan anak," ucap Sekretaris umum PP. Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2015).

Mu'ti menilai anak adalah aset bangsa, karena itu jika keadaan kejahatan terhadap anak terus berlanjut atau bahkan meningkat, maka Indonesia akan mengalami keterputusan generasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tingginya kekerasan terhadap anak juga menunjukkan betapa rusaknya moralitas bangsa dan rapuhnya keluarga sebagai basis perlindungan dan pendidikan bagi anak.

"Secara politik, maraknya kejahatan terhadap anak merupakan bukti negara telah abai dan gagal melindungi anak sebagai kelompok rentan," ujarnya.

Muhammadiyah mengharapkan semua pihak agar bertindak bersama-sama untuk menghentikan kekerasan terhadap anak. Muhammadiyah mengusulkan perlunya revisi undang-undang tentang perlindungan anak.

"Hukuman bagi pelaku kejahatan anak terlalu ringan, dan tidak menimbulkan efek jera," kritik Mu'ti.

Muhammadiyah mendesak kepada aparatur keamanan dan penegak hukum agar segera menangkap dan menghukum pelaku kejahatan anak dengan hukuman maksimal.

"Muhammadiyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerjasama membangun lingkungan ramah anak dan melakukan aksi nyata untuk menghentikan kekerasan terhadap anak," ucapnya. (bal/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads