"Asap masih pekat, anak sekolah masuk hanya TK yang libur," kata Andri, warga Kota Jambi, Jambi Senin (5/10/2015).
Menurut dia, warga tetap beraktivitas seperti biasa. Warga mencoba menerima dan pasrah dengan asap yang tak juga reda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kisah Ibu di Jambi yang Posting di Facebook Anaknya Meninggal karena Asap
Asap memang datang rutin setiap tahun. Tapi tahun ini yang terparah, asap pekat berhari-hari dan sudah lebih dari satu bulan.
"Sebagai rakyat kami berdoa saja semoga tahun depan tidak ada asap dan tahun ini asap bisa segera pergi," tutup Andri yang sudah patah harapan akan asap.
(dra/dra)











































