Komplotan Perampok Spesialis Truk Dibekuk, Aksinya Didalangi Residivis

Komplotan Perampok Spesialis Truk Dibekuk, Aksinya Didalangi Residivis

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 04 Okt 2015 23:25 WIB
Komplotan Perampok Spesialis Truk Dibekuk, Aksinya Didalangi Residivis
Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Dua orang pelaku perampokan spesialis truk ditangkap tim Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Komplotan ini didalangi oleh seorang residivis yang saat ini masih dalam pencarian aparat polisi.

"Modus para pelaku adalah dengan berpura-pura menyewa truk," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso kepada wartawan di Jakarta, Minggu (4/10/2015).

Dua pelaku yang berhasil ditangkap yakni Eko Budi Prayogo (26) dan Mohammad Eko Paryadi (25) yang ditangkap pada tanggal 25 September 2015 lalu. Sementara polisi masih memburu 4 pelaku termasuk 'kaptennya' yang memegang senjata api rakitan.

Foto: Mei Amelia/detikcom


Eko menjelaskan, para tersangka menyasar truk untuk dirampok. Awalnya, para pelaku mendatangi pangkalan truk dan berpura-pura untuk menyewa truk.

"Setelah negosiasi dan terjadi kesepakatan harga, selanjutnya para tersangka membawa korbannya ke tempat yang sudah dipersiapkan oleh para tersangka," katanya.

Setelah keadaan sekeliling sepi, selanjutnya para tersangka mengeksekusi korban. Korban diikat tangannya serta dilakban mulut dan matanya.

"Selanjutnya korban dibuang di tempat yang sepi," ungkapnya.

Sementara itu, Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen mengatakan, dalam melakukan aksinya, para pelaku mengintimidasi dan mengancam korban dengan senjata api.

"Mereka juga tidak segan-segan melukai korban jika korbannya melakukan perlawanan," kata Handik.

Foto: Mei Amelia/detikcom


Handik menambahkan, aksi ini dikepalai oleh tersangka Heri yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). "Heri ini kaptennya, yang memegang senjata api rakitan. Awalnya mereka melakukan aksinya di Jateng, tetapi kemudian berekspansi ke Jakarta," imbuhnya.

Para pelaku diduga sudah puluhan kali melakukan aksinya. Terakhir, para pelaku melakukan aksi perampokan truk pada tanggal 18 September 2015. Saat itu, para pelaku menyewa Mitsubishi Colt Diesel berpelat nomor AD 1851 BF. (mei/imk)


Berita Terkait