Jokowi Diserang Tagar Negatif, Mendikbud Anies: Orang Bebas Berpendapat

Jokowi Diserang Tagar Negatif, Mendikbud Anies: Orang Bebas Berpendapat

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Minggu, 04 Okt 2015 17:16 WIB
Jokowi Diserang Tagar Negatif, Mendikbud Anies: Orang Bebas Berpendapat
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Presiden Jokowi diserang dengan tanda pagar (tagar) negatif di twitter. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyatakan bahwa ini adalah era di mana orang bebas berpendapat.

"Ini era kebebasan. Orang bebas berpendapat. Tapi sekedar contoh, berapa lama membangun rumah? Membangun rumah saja kita bisa butuh 1 tahun, masa kita berharap semuanya (masalah negara) selesai dalam setahun," kata Anies di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Minggu (4/10/2015).

Berbagai hal ditanggapi negatif oleh berbagai akun twitter lewat tagar yang tak jarang menjadi trending topic Indonesia. Anies kemudian menunjukkan salah satu bukti kinerja pemerintah adalah anggaran pendidikan bertambah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnyan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) sekolah menengah dulu di Kemendikbud, sekarang dikeluarkan dimasukkan alokasi ke transfer daerah. Uangnya diisi anggaran pendidikan untuk Kemendikbud. Jadi Kemendikbud malah tambah (anggarannya). Adanya malah peningkatan tapi enggak kelihatan di alokasi Kemendikbud," ungkap Anies.

Anies juga mengakui memang anggaran pendidikan di APBN terkesan berkurang. Tetapi itu memang karena APBN 2016 secara keseluruhan berkurang.

Sementara itu anggaran pendidikan sesuai dengan undang-undang adalah minimal 20 persen dari APBN. Sehingga jika APBN secara keseluruhan berkurang, maka pos-pos di dalamnya juga otomatis berkurang.

"Pendidikan diatur kontitusi jadi tidak bisa dikurangi persentasenya yakni minimal 20 persen dari APBN," terangnya.

(mnb/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads