"Dia bilangnya enggak mau dibawa ke kantor polisi, tapi saya tanya SIM dan STNK bilangnya enggak bawa. Terus bagaimana?" ujar pemilik Suzuki Ertiga, Ny Mustafa kepada detikcom di depan Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (4/10/2015).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di depan RS JMC. Sopir Metro Mini awalnya menabrak Innova yang melaju di lajur kiri, sesaat kemudian langsung menabrak Ertiga di lajur tengah.
Suzuki Ertiga ringsek di bagian belakang (Bagus PN/detikcom) |
"Mobil saya ditabrak belakangan, tapi rusaknya lebih parah. Sekarang anak itu (sopir Metro Mini) bilang mau tanggung jawab tapi jaminannya tidak ada. Bagaimana? Di suruh panggil orang tuanya juga tidak mau, dipolisikan tidak mau," ungkap Ny Mustafa.
Diwawancara singkat si sopir mengaku bertempat tinggal di dekat Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Laki-laki muda berperawakan pendek itu mengaku sudah setahun menjadi sopir Metro Mini. Dia tak mau menyebutkan usianya.
Sopir Metro Mini 75 berbaju putih sedang dimarahi pemilik mobil. (Bagus Prihantoro/detikcom) |
"Saya bukan sopir tembak kok," jawab dia singkat.
Sopir yang enggan menyebut namanya itu masih berkeras akan menanggung semua biaya perbaikan mobil yang dia tabrak. Kini mereka masih berunding di sekitar Mapolsek Pancoran. (bag/mad)












































Suzuki Ertiga ringsek di bagian belakang (Bagus PN/detikcom)
Sopir Metro Mini 75 berbaju putih sedang dimarahi pemilik mobil. (Bagus Prihantoro/detikcom)