"Korban tewas dicekik," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (4/10/2015).
Krishna mengatakan, pembunuhan bocah kelas 2 SD ini adalah pembunuhan terkeji sepanjang tahun ini. Pelaku tidak cukup menghilangkan nyawa korban, tetapi juga melakukan kekerasan seksual terhadap korban.
"Ini pembunuhan sangat keji, korban dianiaya, mulutnya hancur berdarah dan paling parah ini bukan hanya dianiaya tetapi terjadi kekerasan terhadap anak dalam artian tidak pantas anak kecil yang seharusnya dilinduingi, tapi mendapat perlakuan yang-kita semua punya anak perempuan tidak boleh itu terjadi-yang sangat biadab," papar Krishna.
Saat ini, tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyelidikan kasus tersebut. Berbagai alat bukti terus dikumpulkan untuk mencari jejak pembunuh biadab itu. (mei/rvk)











































