Gatot menjelaskan soal makna hari ulang tahun TNI ini dalam konferensi pers di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (4/10/2015).
"TNI bertekad untuk bersama rakyat," kata Gatot didampingi KSAU Laksamana TNI Ade Supandi, KSAD Jenderal TNI Mulyono, dan KSAU Marsekal TNI Agus Supriyatna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama, TNI sadar dan memahami betul menurut fakta sejarah, TNI lahir dari pejuang tanpa memandang suku, ras, golongan, atau agama, melainkan dilandasi semangat gotong royong untuk mengusir penjajah," kata Gatot.
Setelah merdeka, sebagian dari rakyat mejuang mendirikan BKR yakni cikal bakal TNI. Artinya, TNI adalah anak kandung rakyat juga.
"Kedua, seluruh rakyat Indonesia adalah rakyat pejuang. Seluruh rakyat melakukan bela negara," kata Gatot.
Rakyat bersama TNI harus bersama-sama menangkal ancaman-ancaman bangsa. Gatot juga menyampaikan perintah harian.
Perintah harian panglima yakni agar prajuran meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan disiplin hingga loyalitas, berpegang teguh pada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, dan tentunya agar meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(dnu/dhn)











































