"Untuk kejadiannya, ini yang pertama dalam 5 tahun terakhir," kata GM Komersial Aviastar Petrus Budi ketika berbincang dengan detikcom, Minggu (4/10/2015).
Petrus menyebut pesawat tersebut bikinan tahun 1981 dan kondisinya laik terbang. Pesawat itu pun dibeli sesuai prosedur dan sudah disetujui Kementerian Perhubungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peta zona pencarian (dok Basarnas) |
Untuk menghindari kejadian yang sama terulang, Petrus mengaku pihak Aviastar nantinya akan menunggu laporan dari KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). "Nanti kita lihat dulu dari KNKT, apa ada rekomendasi perbaikan, apa yang harus kita lakukan nanti kita siapkan," ujar Petrus.
Aviastar sendiri didirikan oleh Kapten Sugeng Triyono dan 4 koleganya pada tanggal 12 Juni 2000. Sugeng kini didapuk sebagai pemilik maskapai tersebut.
Namun saat itu Aviastar melayani penerbangan menggunakan helikopter. Kemudian sejak tahun 2003, Aviastar mulai mengoperasikan pesawat twin otter dan beroperasi hingga saat ini.
Dari penelusuran dari berbagai sumber, ada 5 kasus insiden yang melibatkan Aviastar sepanjang 10 tahun terakhir. Sebanyak dua insiden pesawat jatuh dan sisanya pesawat tergelincir.
1. Pesawat Aviastar jatuh di pegunungan Kurima, Papua pada 29 Juni 2009. Dilaporkan 3 orang tewas dalam kejadian itu.
2. Pesawat Aviastar tergelincir di Bandara Kota Serui, Yapen Waropen, Papua. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 14 September 2009.
3. Pesawat Aviastar jatuh di Gunung Pike pada Kamis 9 April 2009. Saat itu pesawat terbang dari Bandara Sentani, Jayapura menuju ke Bandara Wamena. Ada 6 orang yang tewas dalam kejadian itu.
4. Pesawat Aviastar tergelincir di landasan pacu ketika hendak mendarat setelah terbang dari Timika menuju ke Ewer, Papua. Peristiwa itu terjadi pada 12 Desember 2008. Delapan belas penumpang dan tiga awak pesawat selamat dalam insiden ini.
5. Pesawat Aviastar tergelincir di Bandara Sugapa. Saat itu pada tanggal 30 Januari 2008, pesawat itu membawa sejumlah pejabat daerah yang melakukan kunjungan dinas. Dua orang terluka dan satu orang lainnya tewas dalam insiden ini. (dhn/mad)











































Peta zona pencarian (dok Basarnas)