Kasus Mayat Anak dalam Kardus, Menteri PPA: Anak Harus Dipantau Terus

Kasus Mayat Anak dalam Kardus, Menteri PPA: Anak Harus Dipantau Terus

Rina Atriana - detikNews
Minggu, 04 Okt 2015 10:22 WIB
Kasus Mayat Anak dalam Kardus, Menteri PPA: Anak Harus Dipantau Terus
Foto: Yudhistira Amran Saleh
Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Yembise mengaku baru tahu kabar terkait penemuan mayat anak di dalam kardus, pagi ini. Ia tengah berada di luar negeri saat kasus ini ramai diberitakan media.

Yohana belum bisa berkomentar banyak, hanya saja ia meminta para orang tua agar lebih serius dalam memperhatikan keseharian anaknya masing-masing. Hal tersebut disampaikan Yohana usai menghadiri acara 'Anti Cyber Bullying' di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (4/10/2015).

"Para orang tua agar lebih serius memperhatikan anak-anaknya. Jangan membiarkan anak-anak berkeliaran sembarangan," ujar Yohana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan berbicara dengan siapa pun yang dianggap orang asing, dan itu harus dipantau terus. Diharapkan di sekolah kerja sama guru-guru dan orang tua diperhatikan," lanjutnya.

Ketua KPAI Asrorun Ni'am Saleh menambahkan, pelaku dalam kasus mayat anak di Kalideres layak dihukum mati. Hal ini dalam rangka menumbuhkan rasa aman kepada masyarakat agar tidak was-was saat anak mereka harus beraktivitas di luar rumah.

"Pembunuhan yang sadistis seperti ini pelakunya layak dikenakan pasal berlapis. Jika dalam proses penyelidikan dan penyidikan terpenuhi unsur, maka layak dihukum mati," tutur Ni'am. (rna/bag)


Berita Terkait