KAI: Gerbong Anjlok Karena Lokasi Terlalu Sempit

KAI: Gerbong Anjlok Karena Lokasi Terlalu Sempit

Rini Friastuti - detikNews
Sabtu, 03 Okt 2015 07:25 WIB
KAI: Gerbong Anjlok Karena Lokasi Terlalu Sempit
Foto: Agung Pambudhy
Surabaya - Tiga gerbong terakhir kereta api barang tujuan Pasar Turi-Kalimas, Surabaya, Jawa Timur pagi ini anjlok dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Anjloknya gerbong tersebut terjadi karena kondisi sekitar jalur kereta yang terlalu berdekatan dengan pemukiman warga.

"Kejadian pagi ini sekitar pukul 01.00 WIB. Tiga gerbong paling belakang anjlok dan terserempet ke luar jalur," ujar Humas PT KAI, Agus Komarudin saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (3/10/2015).

 "Memang di sana banyak perumahan yang seharusnya tidak dibangun di sana. Kan gerbongnya bergerak, sehingga menyerempet rumah di sekitarnya," sambung Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, korban meninggal merupakan warga yang bertempat tinggal di bantaran rel berjenis kelamin perempuan. Korban meninggal dunia terserempet gerbong kereta yang anjlok saat sedang beraktivitas di samping rel.

"Warga sekitar umur 65 tahunan. Informasi di lapangan saat itu korban sedang mencuci piring di pinggir rel. Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Dr Sutomo untuk proses visum," kata Agus.

Namun dirinya memastikan tak ada korban lain dalam peristiwa tersebut. "Korban cuma satu, dan saat ini masih terus dilakukan evakuasi gerbong yang anjlok tersebut. Saat ini saya masih memantau kondisi evakuasi di lapangan," jelas Agus. (rni/jor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini