"Pesawat ini buatan Kanada De Havilland tahun 1981 dan baru masuk bergabung di kekuatan Aviastar pada Januari 2015," ujar GM PT Aviastar Mandiri, Petrus Budi Prasetyo, di kantornya, Jalan Kalimalang, Jakarta, Jumat (2/10/2015) malam.
Petrus mengatakan pesawat itu layak terbang. Terakhir kali pesawat yang mengangkut 10 orang penumpang dan kru itu menjalani servis besar pada 15 September.
"Kita lakukan inpeksi kontrol terakhir itu pada 15 September yang lalu dan kita lakukan daily inspection dan after flight kita lakukan juga. Jadi pesawat bisa dapat dikatakan dalam kondisi layak," ujarnya.
Menurut Kemenhub, pesawat Aviastar tersebut berangkat dari Masamba pada pukul 13.29 WIB dan hilang kontak pukul 13.36 WIB. Seharusnya pesawat itu dijadwalkan tiba di Makassar pukul 14.39 WIB. Hingga pukul 21.00 WIB jejak belum juga ditemukan. (rvk/nrl)











































