Pertemuan berlangsung secara tertutup sekitar dua jam di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (2/10/2015). Di antara gubernur itu adalah Syahrul Yasin (Sulsel), Sukarwo (Jatim), Rusli Habibie (Gorontalo), Reydonizar (Pjs Sumbar), Ridho Fichardo (Lampung), Anwar Adnan (Sulbar) dan lainnya.
Ketua APPSI Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertemuan tadi untuk konsultasi mengenai beberapa hal. Pertama, laporan situasi politik di tingkat provinsi yang relatif cukup baik dan terkendali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga, konsultasi dalam rangka menjaga ekonomi khususnya dampak dari kondisi saat ini, dilaporkan secara umum kebutuhan primer sandang, pangan, papan bisa dikendalikan gubernur. Tentu dalam rangka perkuat investasi.
"Keempat masalah dasar pendidikan, kesehatan, kerukunan tetak dilakukan. Terakhir, keamanan termasuk bencana alam, kebakaran hutan. Petunjuk bapak Menteri seluruhnya gubernur kendalikan dan koordinasi dengan semua instansi," papar Syahrul.
"Secara khusus Mendagri minta pengendalian Pilkada serentak sepenuhnya dipersiapkan membantu KPU dan Panwaslu bekerja dengan baik," lanjut politisi Golkar itu.
Sementara Mendagri Tjahjo Kumolo hanya singkat berpesan agar penyerapan anggaran yang belakangan menjadi sorotan, pada akhir tahun ini diharapkan mencapai 80 persen. "November di atas 80 persen," ucap Tjahjo.
(bal/rvk)











































