"Di lokasi ada 3 arus. Dipenuhi 2 Arab dan 1 Indonesia. Titik sekitar 1 km dari jamarat," tutur Kepala Satops Armina Kolonel Abu Haris di Makkah, Kamis (2/10/2015).
Arus pertama adalah jemaah Indonesia yang melintasi Jalan King Fahd hendak menuju jamarat. Tanpa alasan yang jelas askar membelokkan jemaah ke jalan 223.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di saat yang bersamaan ada arus yang berlawanan, berasal dari jamarat. Semua bertemu di jalan 204.
Abu Haris masih belum mengetahui kenapa arus yang menuju jamarat berhenti. Padahal, tadinya masih bisa bergerak.
"Sampai pertigaan terakhir (saksi mata) yang kita ajak tidak sadar," katanya.
Abu Haris mengatakan rekonstruksi ini bertujuan bukan untuk kepentingan investigasi resmi. Tapi lebih kepada evaluasi jalur perjalanan ke jamarat jemaah Indonesia. (gah/aan)











































