"Hari ini cerah, jauh banget dari hari kemarin, asap tiba-tiba hilang. Biasanya asap tebal di pagi hari, sore, dan malam," kata salah seorang warga Palembang, Ezra Sihombing, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (2/10/2015).
Jarak pandang juga berangsur normal. Biasanya, di tengah kabut asap yang pekat akibat kebakaran hutan dan lahan, jarak pandang terbatas, hanya mencapai 100 meter saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Perubahan juga terlihat tidak adanya petugas kepolisian yang rutin membagikan masker kepada para masyarakat di beberapa titik di Kota Palembang.
"Biasanya rutin ada pembagian masker, tapi hari ini tidak ada," kata Ezra.
Beberapa masyarakat pun, dia menambahkan, banyak yang melepas maskernya. Sejak kabut asap melanda kota yang dilintasi Sungai Musi ini, masyarakat Palembang memilih beraktifitas dengan masker. (ahy/rna)












































