"Itu kebetulan pemimpin core yang dibicarakan di sidang paripurna tersebut. Kalau tidak bisa, baru diwakilkan," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2015).
Fadli menuturkan bahwa paripurna dipimpin oleh pimpinan DPR yang sesuai bidang agar berjalan lebih ringkas. Paripurna diharapkan tidak terlalu banyak dipenuhi perdebatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Fadli menyebut frekuensi kunjungan pimpinan DPR ke luar negeri relatif sama. Ada pula jatah kunjungan muhibah dalam setahun.
"Sama. Kalau kunjungan muhibah, pimpinan DPR masing-masing dua kali setahun. Kecuali konferensi atau diundang," jelas Fadli.
Dalam data yang diperoleh detikcom, Taufik Kurniawan memimpin paripurna 16 kali. Jumlah ini lebih banyak dibanding pimpinan DPR lain. Detailnya, Ketua DPR Setya Novanto memimpin 7 paripurna, Wakil Ketua DPR Fadli Zon 5 paripurna, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto 5 paripurna, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan 16 paripurna, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah 7 paripurna, Popong Otje Djunjunan 2 paripurna. (imk/rna)











































