"Tentu hal-hal yang perlu dikerjasamakan pemerintahan dan DPR, disinkronisasi. Mana yang diperhatikan untuk program-program," kata Novanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2015).
Novanto menyebut latar belakang Pramono yang lama di DPR bisa membuat proses sinergi lebih lancar. Dia berharap ke depan pemerintah dan DPR lebih sejalan, termasuk dalam penyusunan RAPBN 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono sebelumnya mengungkapkan bahwa pertemuan keduanya untuk membahas RUU. Sama dengan politikus PDIP itu, Novanto juga enggan membuka RUU apa yang dimaksud.
"Ada beberapa RUU yang mau kita genjot sampai Desember mau kita selesaikan. Ada tanggung jawab pemerintah, kita klopkan," ungkap Novanto.
Pramono tiba di Gedung DPR pada pukul 15.40 WIB dan keluar sekitar 1 jam setelahnya. Dia enggan merinci rancangan RUU apa saja yang dia bahas dengan Novanto.
"Ada beberapa RUU yang kita diskusikan bersama. Apa rancangannya, saya tidak mau mendahului teman-teman DPR. Domain sepenuhnya di DPR," ujar Pramono. (imk/rna)










































