"Justice collaborator itu kalau saya ada kaitan jadi tersangka. Alhamdulillah hari ini dari ke sekian kali datang memberikan kesaksian, ada hampir 5 anggota dewan ikut diperiksa berbarengan dengan kami, saya, Ketua DPRD Pak Ferial, Pak Igo, Pak Sarianta, dan Pembantu DPRD Pak Kholil," kata Lulung usai periksa di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2015).
Lulung mengatakan, dia ditanya sekitar 20 pertanyaan oleh penyidik Bareskrim. Pemeriksaan yang ketiga ini, Lulung mengaku dimintai keterangan tambahan untuk jadi saksi pada persidangan dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh karenanya saya katakan jangan ada lagi di lingkungan Provinsi DKI Jakarta terjadi kasus korupsi," sambungnya.
"Jadi nggak mungkin Pak Haji (Lulung) jadi tersangka?," tanya wartawan.
"Saya nggak serta merta, itu orang sombong. Kita punya Allah, yang benar pasti benar. Tidak mungkin yang benar itu salah, kata Allah. Saya menyerahkan pada Allah, saya yakin polisi akan menetapkan tersangka yang benar-benar," pungkasnya. (mad/mad)











































