"Selama setahun DPR, memang kinerja legislasinya belum sebagaimana yang diharapkan," kata Juru Bicara PPP Arsul Sani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (1/9/2015).
Ada 39 program legislasi nasional prioritas di 2015. Arsul menyebut ada 13 RUU yang berhasil dijadikan UU oleh DPR. Namun 13 RUU itu sebagian bukan RUU prolegnas prioritas. Menurutnya, secara kinerja, DPR sudah baik. Kok bisa?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menilai, kinerja anggota Dewan tak bisa hanya diukur dari berapa RUU yang berhasil diselesaikan menjadi UU. Namun kinerja bisa juga diukur dari berapa RUU yang sudah mulai dibahas.
"Saya perkirakan sekitar 12 RUU akan selesai, paling tidak 10 RUU. Untuk RUU KUHP, ini nggak akan mungkin selesai di 2015 meski ditargetkan selesai 2015," kata Arsul.
Selain itu, selama setahun, ada 42 sidang paripurna yang digelar. Ketua DPR Setya Novanto memimpin 7 paripurna, Wakil Ketua DPR Fadli Zon 5 paripurna, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto 5 paripurna, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan 16 paripurna, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah 7 paripurna, Popong Otje Djunjunan 2 paripurna.
(dnu/tor)










































