"Saya minta perhatian pimpinan dewan dan segenap anggota DPR, supaya ada upaya memperbaiki dan membangun image positif DPR bagi rakyat. Karena DPR kita lebih banyak tersandung hal-hal yang merusak citra," ucap Agung Laksono kepada detikcom, Kamis (1/10/2015).
Hal yang merusak citra dimaksud di antaranya kontroversi usulan 7 mega proyek pembangunan DPR, usulan dana aspirasi Rp 11,2 T, kenaikan tunjangan, usulan polisi parlemen, kunker ke luar negeri, kasus-kasus dugaan pelanggaran etik di MKD, dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak pas di saat belum ada kinerja yang bisa dibanggakan. Pikiran-pikirannya, keberpihakannya tidak keluar, rakyat tidak tersentuh apapun. Itu kan hanya memikirkan anggota," kritik mantan ketua DPR itu.
Sudah saatnya kata Agung, DPR kembali fokus pada tugasnya menyelesaikan setumpuk rancangan/revisi UU, dan mengoptimalkan fungsi budgeting serta pengawasan. Dia berharap pimpinan DPR serius memperbaiki kinerja dan citra lembaganya di hadapan masyarakat.
"Fungsi legislasi itu harus digenjot karena itu fungsi paling pokok," ucap Agung.
(bal/tor)










































