Jadi Korban di Mina, Ini Pesan Iis Mastriyah Kepada Keluarga

Jadi Korban di Mina, Ini Pesan Iis Mastriyah Kepada Keluarga

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 01 Okt 2015 00:16 WIB
Jadi Korban di Mina, Ini Pesan Iis Mastriyah Kepada Keluarga
Foto: Syahdan
Sukabumi - Keluarga salah satu korban Mina, Arab Saudi masih tak percaya dengan kabar kepergian Iis Mastriyah (49) untuk selamanya. Nama salah satu warga Rambay Kidul, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat ini resmi diumumkan pihak pemerintah sebagai salah satu korban tragedi Mina.

Meski begitu keluarga akhirnya pasrah dengan kejadian itu, tangisan histeris 2 anak almarhumah pecah setelah menerima kabar tersebut. Ucapan duka mengalir dari tetangga dan teman-teman korban. Sebuah pesan singkat masih tersimpan di ponsel Muhammad Holdun (45) adik korban, pesan itu diterimanya 10 hari sebelum Iis berangkat ke Mina.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan hanya saya yang nerima, hampir seluruh keluarga termasuk kedua anak kakak saya nerima pesan itu. Isinya seperti salam perpisahan terakhir, kita awalnya hanya menganggap itu sebatas doa dari beliau. Tapi ternyata memang benar-benar berisi pesan perpisahan terakhir," ujar Holdun, kepada detikcom Rabu (30/9/2015).

Holdun mengaku sering berkirim pesan singkat dengan sang kakak, namun setelah pesan pada Senin (14/9) itu sang kakak berhenti menjawab meski beberapakali dikirimi pesan. "Setelah sms itu tak ada jawaban lagi dari beliau," imbuhnya.

Setelah tragedi Mina ramai diberitakan media, keluarga sempat terguncang. Mereka rutin melihat perkembangan berita melalui detikcom dan media televisi, setelah muncul nama-nama korban diumumkan pemerintah keluarga kaget karena ternyata Iis menjadi salah satu korban Mina.

"Saat ini kami masih menunggu kabar kakak ipar saya, suami almarhumah teh Iis Dahlan Djambek (57). Hingga saat ini beliau masih hilang kontak," tutupnya.

Almarhumah diketahui berangkat bersama sang suami Dahlan melalui kloter 61, selain Dahlan hingga kini keberadaan Feryzal Gani (55) warga Perum Cimahpar II, Sukaraja juga belum diketahui dahlan juga berangkat bersama sang istri Wisma Widya Puspitasari yang telah diumumkan pemerintah sebagai salah satu korban yang meninggal dunia di Mina. (rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads