"Untuk mendiskusikan kesempatan di masa yang akan datang, saya akan ke Yogyakarta pada November mendatang, dan berbicara tentang kesempatan nyata, tak hanya tentang perdagangan tapi juga kemitraan antara 2 provinsi," tutur Premier (pejabat setaraf gubernur) Victoria, Daniel Andrews.
Andrews mengatakan hal tersebut kala diwawancara jurnalis Indonesia -termasuk detikcom atas undangan Australia Plus ABC International- di kantornya di Melbourne, Victoria, Australia, Rabu (30/9/2015) usai menyaksikan penekenan LoI antara negara bagian Victoria dan Pemprov Yogyakarta bersama Sultan Hamengku Bawono X.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Bukan cuma kemitraan transaksional di bidang perdagangan, tapi juga persahabatan yang lebih dekat. Melbourne adalah kota kreatif di Australia, sekarang seni, budaya juga merupakan bagian dari sejarah Yogyakarta, juga masa depan Yogyakarta. Ada banyak kerjasama antar seniman ke seniman, galeri ke galeri, institusi ke institusi, ada mutual benefit," tutur Daniel.
Di sektor pendidikan, Melbourne-Victoria juga memiliki kesamaan dengan Yogyakarta, sebagai kota pelajar. Saat ini, imbuh Daniel, ada sekitar 5 ribu mahasiswa Indonesia yang belajar di Melbourne. Banyak pula warga Victoria yang meraih beasiswa Hamer dari pemerintah untuk belajar bahasa dan budaya Indonesia di Yogyakarta.
Sedangkan Sultan menambahkan LoI ini dalam implementasinya seperti yang sudah dilakukan dengan kota Adelaide, seperti mengirimkan misi kebudayaan, bagaimana mengisi sektor kebudayaan kontemporer dan klasik, industri kreatif, pendidikan vokasi dan sebagainya.
![]() |
"Yang penting nanti sebelum terjadi MoU ada joint comitee Victoria dan Yogyakarta untuk mengisi poin-poin apa yang menjadi prioritas dengan evaluasi tiap 2 tahun," tutur Sultan.
Sebelum meneken LoI di kantor Premier Victoria, Sultan menyatakan undangan mengunjungi Yogyakarta di depan Australia-Indonesia Business Council (AIBC) Forum di Melbourne Exhibition Center.
"Saya percaya bahwa Saudara-saudara yang ada di sini, akan datang di bulan November di Yogyakarta," undang Sultan.
Di AIBC Forum ini juga diteken LoI antara Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Yogyakarta dengan Australian Council for Private Education and Training (ACPET) Victoria di bidang pendidikan vokasi. (nwk/rvk)













































