Sultan Bercerita Nasihati Pengusaha Kapal Tasmania di Melbourne

Jelajah Australia

Sultan Bercerita Nasihati Pengusaha Kapal Tasmania di Melbourne

Nograhany Widhi Koesmawardhani - detikNews
Rabu, 30 Sep 2015 18:43 WIB
Sultan Bercerita Nasihati Pengusaha Kapal Tasmania di Melbourne
Foto: Nograhany/detikcom
Melbourne - Sultan Hamengku Bawono X mengajak para pebisnis Australia untuk berinvestasi di Yogyakarta, termasuk di bidang maritim. Sultan pun mengisahkan nasihat pada pebisnis kapal dari Tasmania.

(Baca juga: Sultan Yogya Ajak Australia Memperkuat Perdagangan Maritim )

"Kemarin saya ada di Hobart, Tasmania. Saya ditemui oleh satu pengusaha yang mencoba menawarkan ke Indonesia untuk kapal dengan teknologi baru dan dibuat dari aluminium untuk coast guard," tutur Sultan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu di depan forum Australia - Indonesia Business Council (AIBC) Melbourne Exhibition Center, Melbourne, Victoria, Australia, Rabu (30/9/2015). Sultan berpidato dalam bahasa Indonesia didampingi oleh Konsul Jenderal RI di Melbourne, Dewi Savitri Wahab yang bertindak sebagai penerjemah. Dalam acara itu tampak juga Duta Besar RI untuk Australia Najib Riphat Kesoema.

Pengusaha tersebut, imbuh Sultan, meminta saran padanya bagaimana sebaiknya bersikap di Indonesia.

"Saya katakan 3 hal. Pertama dia harus bersedia untuk alih teknologi. Kedua, beli kapal tidak mungkin cash, pengusaha sektor swasta ini bisa kredit pada negara, bisakah pemerintah Australia memberikan kredit pada mereka?" ujar Sultan.

Ketiga, Sultan menyarankan agar pengusaha Tasmania itu melakukan joint venture dengan BUMN Indonesia supaya ada kepastian dibeli oleh pemerintah Indonesia.

"Saya yakin, pemerintah Indonesia butuh kapal coast guard, mungkin puluhan kapal. Indonesia punya laut yang luas. Dengan cara itu perusahaan ini bisa survive. Tanpa hal itu saya tidak yakin pemerintah saya akan bisa terima," tutur Sultan. (nwk/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads